Tidak hanya kekayaan alam, Jambi juga memiliki sejumlah seni kebudayaan yang tidak kalah menariknya dari daerah lain. Bahkan setiap tahun, seluruh elemen masyarakat Jambi beserta jajaran pemerintah selalu menyelenggarakan sejumlah festival budaya yang sangat menarik. Jika kamu berencana melakukan travelling di Jambi, maka tidak ada salahnya untuk menikmati sejumlah festival budaya yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya.

1. Festival Budaya Batanghari diselenggarakan tiap setahun sekali

Menjadi festival rutin tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Jambi dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Jambi. Festival ini biasanya dilakukan di sekitar Rumah Dinas Gubernur Jambi yang lebih populer dengan nama Tanggo Rajo.

Serangkaian kegiatan pada festival ini mulai dari Parade 99 Model Tengkuluk (Parade Seribu Tengkuluk, Kete Race, Ketek Odong-Odong, Festival Tari dan Lagu Daerah, Pameran Kepariwisataan, Giant Photo Booth, Atraksi dan Tampilan Seni Budaya, Coffee CornerCommunity Activity, Wisata Sejarah, dan Festival Band. Uniknya, festival ini selalu diselenggarakan pada saat matahari tepat berada di khatulistiwa atau equinox.

2. Festival Tapa Malenggang perwujudan kecintaan pada Sungai Batanghari

Festival ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan cerita rakyat Tapa Malenggang yang memiliki makna sangat mendalam. Tapa Malenggang merupakan sebutan untuk salah satu jenis ikan di Batanghari yang konon memiliki peran sangat penting yakni bertugas menjaga sungai Batanghari.

Tidak hanya festival, nama Tapa Malenggang juga diabadikan dalam sebuah nama monumen tugu di Muara Bulian. Festival ini sudah dimulai sejak 2015 dan diselenggarakan rutin setiap tahunnya dengan sejumlah rangkaian kegiatan seperti Karnaval Tapa Malenggang, Bekarang Besamo, Musik Tradisi, dan Fun Bike.

3. Festival Kerinci bentuk kepedulian pada lingkungan alam Gunung Kerinci

Festival Kerinci juga dikenal sebagai Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci yang diselenggarakan oleh masyarakat Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan semua lapisan masyarakat yang memiliki hubungan sejarah dengan Kerinci. Elemen masyarakat yang turut merayakan festival ini dikenal sebagai masyarakat Melayu Kerinci.

Festival ini memiliki makna mendalam terkait kesatuan budaya, kesatuan ekologi, dan kesatuan ekonomi seluruh masyarakat Kerinci. Festival ini juga sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan pariwisata Jambi. Sejumlah rangkaian acara mulai dari Pertunjukan Kesenian Kerinci-Jambi, Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan, Lomba Kuda Lumping, Koda Seduh Kopi juga Teh dan Serbuk Kawo, Mountain Bike Cross Country, Kicau Mania, Lomba Fotografi, Lomba Menyelam, Lomba Melukis, Lomba Suling Kapel, Lomba Numbuh 3 Alu, Pameran Kuliner Tradisional, dan Pameran Karya Seni Rupa.

4. Festival Candi Muaro Jambi sebagai bentuk promosi Candi Muaro Jambi

Sesuai dengan namanya, Festival Candi Muaro Jambi diselenggarakan di kompleks percandian yang menjadi pusat agama Buddha di Sumatera. Kompleks Candi Muaro terletak di Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi dengan jarak tempuh sekitar 40 km dari Kota Jambi.

Festival ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk promosi Candi Muaro Jambi sebagai pusat wisata keagamaan. Sejumlah rangkaian acara selama festival seperti Festival Budaya, Qasidah, Seloko Adat, Pameran KUliner Adat, Kompangan, Bujang Gadis Jambi, dan Pesta Kanal Kuno.

5. Festival dan Karnaval Angso Duo sebagai ajang promosi kehidupan penuh toleransi

Festival ini diselenggarakan oleh pemerintah Kota Jambi dengan tujuan sebagai ajang menunjang dan meningkatkan nilai toleransi masyarakat Kota Jambi. Selain itu, festival ini juga sebagai ajang memperkenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan daerah.

Kegiatan festival biasanya dilaksanakan di Taman Arena Remaja Kota Jambi sementara Karnaval Angso Duo di sepanjang jalan rute Juang-Rumah Dinas Walikota. Ajang tahunan ini terdiri dari serangkaian acara seperti festival tari tunggal, fotografi, seni lukis, dan festival budaya.

Nah, itulah lima festival budaya yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke Provinsi Jambi. Bagaimana, sangat menarik bukan?